Selasa, 06 Maret 2012

Instalasi WAN


BAB I
LANDASAN TEORI
1.1  Pengertian Jaringan Komputer
Jaringan Komputer adalah sebuah system yang terdiri dari komputer dan perangkat lain nya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan. Tujuan dari jaringan komputer adalah :
a.         Membagi sumber daya, Contohnya berbagi pemakaian printer.
b.        Komunikasi, Contohnya Chatting.
c.         Akses Informasi, Contohnya Browsing
Sebuah jaringan komputer biasanya terdiri dari 2 buah komputer atau lebih. Informasi dan data bergerak melalui media komunikasi. Media komunikasi yang dipakai dalam membuat jaringan komputer antara lain adalah jaringan telepon, gelombang radio, satelit, bluetooth atau infra merah.
1.1.1.   Manfaat Jaringan Komputer
                        Secara umum, jaringan mempunyai beberapa manfaat yang lebih dibandingkan dengan komputer yang tidak menggunakan jaringan. Misalnya :
1.        Jaringan memungkinkan manajemen sumber daya lebih efisien.
Misalnya, banyak pengguna dapat saling berbagi printer tunggal dengan kualitas tinggi, dibandingkan memakai printer kualitas rendah di masing-masing meja kerja.
2.        Jaringan membantu mempercepat proses berbagi data (sharing data).
Transfer data pada jaringan selalu lebih cepat dibandingkan sarana berbagi data lainnya yang bukan jaringan.
3.        Jaringan memungkinkan kelompok kerja berkomunikasi dengan lebih efisien.
Surat dan penyampaian pesan elektronik merupakan substansi sebagian besar sistem jaringan, disamping sistem penjadwalan, pemantauan proyek, konferensi online dan groupware, dimana semuanya membantu team bekerja lebih produktif.
4.           Jaringan memudahkan untuk memberi dan mencari berbagai macam informasi.
Browsing artikel-artikel, mencari lowongan perkerjaan, berbagi informasi degan kerabat yang bertempat tinggal jauh.


Gambar 1.1 Jaringan Komputer

1.2  Dasar-dasar Jaringan Wireless LAN
1.2.1    Pegertian Wireless
Wireless merupakan teknologi yang bertujuan untuk menggantikan kabel yang menghubungkan terminal komputer dengan jaringan, dengan begitu komputer dapat berpindah dengan bebas dan tetap dapat berkomunikasi dalam jaringan dengan  kecepatan transmisi yang memadai. Tiap-tiap client dihubungkan dengan AP (Access Point), Wi-Fi (Wireless Fidelity)

1.2.2    Pengertian LAN (Local Area Network)
LAN (Local Area Network) yang biasa kita kenal merupakan suatu jaringan yang menghubungkan (interkoneksi) suatu komunitas Data Terminal Equipment (DTE) yang ditempatkan dalam suatu lokasi (gedung atau grup). Umumnya menggunakan media transmisi berupa kabel baik kabel twisted pair maupun coaxial, biasa juga disebut dengan wired LAN.
Di samping itu ada LAN yang dikembangkan dengan menggunakan medium gelombang radio atau cahaya melalui media access point, wi-fi. Keuntungannya adalah biaya instalasi yang lebih murah dibandingkan dengan wired LAN, karena tidak dibutuhkan instalasi kabel yang terlalu besar khususnya untuk sub lokasi/sub grup yang agak jauh.
Gambar 1.2 Jaringan LAN (Local Area Network)

1.2.3    Kelebihan Wireless LAN
1.    WLAN memungkinkan client untuk mengakses informasi secara realtime sepanjang masih dalam jangkauan WLAN, sehingga meningkatkan kualitas layanan dan produktivitas. Pengguna bisa melakukan kerja dimanapun ia berada asal dilokasi tersebut masuk dalam coverage area WLAN.
2.    Kemudahan dan Kecepatan Instalasi karena infrastrukturnya tidak memerlukan kabel maka instalasi sangat mudah dan cepat dilaksanakan, tanpa perlu menarik atau memasang kabel pada dinding atau lantai.
3.    Fleksibel, dengan teknologi WLAN sangat memungkinkan untuk membangun jaringan pada area yang tidak mungkin atau sulit dijangkau oleh kabel, misalnya dikota-kota besar, ditempat yang tidak tersedia insfrastruktur kabel.
4.    Menurunkan biaya kepemilikan, dengan satu access point sudah bisa mencakup seluruh area dan biaya pemeliharaannya murah (hanya mencakup stasiun sel bukan seperti pada jaringan kabel yang mencakup keseluruhan kabel).

1.3       Wi-Fi (Wireless Fidelity)
1.3.1    Pengertian Wi-Fi
Wi-Fi atau yang disebut dengan Wireless Fidelity adalah teknologi yang memungkinkan bagi pengguna komputer untuk berkomunikasi dalam jaringan LAN. Akses internet dengan jaringan yang tentunya tanpa kabel. Dengan menggunakan sebuah Wi-Fi , Access Point.
Fungsi Wi-Fi adalah menghubungkan jaringan dalam satu area lokal secara Nirkabel. Awalnya Wi-Fi digunakan untuk penggunaan perangkat Nirkabel dan jaringan area lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses Internet. Hal ini memungkinkan seseorang dengan komputer dengan kartu Nirkabel (Wireless Card) atau Personal Digital Assistant untuk terhubung dengan Internet dengan menggunakan titik akses (Hotspot) terdekat.
D_Link_Dwl_G122_54m_Wireless_USB_Adapter
Gambar 1.3 Wi-Fi D-Link

1.4       Tipe Jaringan
1.4.1    Jaringan Cilent-Server
Client Server adalah jaringan komputer dimana jaringan ini memiliki satu buah server dan selebihnya bertindak sebagai client. Client Server merupakan Jaringan yang memperbolehkan jaringannya untuk memusatkan fungsi dan aplikasi dalam satu atau lebih file server. Untuk menggunakan Jaringan Client Server diperlukan sebuah media perantara berupa Hub/switch.
Client+Server
Gambar 1.4 Cilent Server
Keuntungan dari client server antara lain adalah :
a.         Terpusat resource dan keamanan data terkontrol melalui server.
b.        Mempunyai skala satu atau semua elemen bisa di ganti bergantung  pada kebutuhan.
c.         Fleksibel teknologi baru dengan mudah dapat di integrasikan ke dalam sistem.
d.        Semua komponen client/jaringan/server bekerja bersama-sama.

Kerugian Cilent Server antara lain adalah :
Harga/biaya - Memerlukan investasi awal yang lumayan besar.
A.        Perawatan Jaringan besar akan membutuhkan seorang staf untuk mengefisienkan operasi.
1.4.2        Jaringan Peer to Peer
Jaringan Peer to Peer adalah jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Pada Jaringan Peer to Peer tidak mempunyai file server atau sumber manajemen yang terpusat. Dalam Jaringan Peer to Peer semua komputer di perlakukan sama, mereka semua mempunyai kemampuan yang sama untuk menggunakan resources yang tersedia pada jaringan.

Peer+to+Peer
Gambar 1.5 Peer to Peer
Keuntungan dari Peer to Peer :
a.    Murah, Karena tidak memerlukan server.
b.    Instalasi mudah di lakukkan.
Kerugian dari Peer to Peer :
a.    Desentralisasi - Tidak ada posisi sentral untuk file dan aplikasi.
b.    Keamanan - Tidak ada Keamanan pada Jaringan.

1.5       Topologi Jaringan
1.5.1    Topologi Star
Topologi ini merupakan kontrol terpusat, semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut kesemua simpul atau client yang dipilihnya. Simpul pusat dinamakan stasiun primer atau server dan lainnya dinamakan stasiun sekunder atau client server. Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka setiap client server sewaktu-waktu dapat menggunakan hubungan jaringan tersebut tanpa menunggu perintah dari server. Karakteristik topologi ring seperti disajikan pada Tabel 1.1.
Keuntungan
Kerugian
Paling fleksibel
Boros kabel
Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain
Perlu penanganan khusus
Kontrol terpusat
Kontrol terpusat (HUB/Switch) jadi elemen kritis

Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan / kerusakan

Kemudahaan pengelolaan
jaringan


Table 1.1 Karakteristik Topologi Star

Gambar 1.6 Topologi Star

1.5.2    Topologi Bus
Topologi bus terlihat pada Gambar 3.7 Topologi Bus. Media penghantar untuk jenis topologi Bus adalah kabel Koaksial. Topologi Busmenggunakan metode unicast, multicast dan broadcast. Unicast adalah komunikasi antara satu pengirim dengan satu penerima di jaringan. Multicast adalah komunikasi antara satu pengirim dengan banyak penerima di jaringan. Sedangkan pada Broadcast, setiap titik akan menerima dan menyimpan frame yang disalurkan/dihantarkan.


Karakteristik topologi bus disajikan pada table 1.2
Keuntungan
Kerugian
Mudah dikembangkan
Deteksi dan isolasi kesalahan sangat
Kecil
Layout kabel sederhana
Kepadatan lalu lintas
Hemat kabel
Bila salah satu client rusak, maka
jaringan tidak bisa berfungsi

Diperlukan repeater untuk jarak jauh
Table 1.2 Karakteristik Topologi Bus


Gambar 1.7 Topologi Bus



1.5.3    Topologi Ring
Pada Gambar 1.8 Topologi Ring Metode token-ring menghubungkan komputer sehingga berbentuk ring (lingkaran). Setiap simpul mempunyai tingkatan yang sama. Data dikirimkan kesetiap simpul dan setiapinformasi yang diterima simpul diperiksa alamatnya apakah data itu untuknya atau bukan. Karakteristik topologi ring seperti disajikan pada table 1.3.

Keuntungan
Kerugian
Hemat kabel
Peka kesalahan

Pengembangan jaringan lebih kaku
Table 1.3 Karakteristik Topologi Ring


Gambar 1.8 Topologi Ring




1.5.4    Topologi Wireless
Topologi Wireless menggunakan gelombang radio untuk berkomunikasi dengan lainnya. Topologi wireles ini merupakan topologi yang sedang trend saat ini, karena mempunyai keunggulan lebih mobile dalam berkomunikasi. Topologi ini dapat berdiri sendri dan secara umum banyak dipadukan dengan topologi dasar seperti topologi ring, star, bus.
Gambar 1.9 Topologi Wireless


1.6       TCP/IP
TCP/IP (Tranmission Control Protocol/Internet Protocol), TCP adalah protokol yang mengatur pengiriman data per Segment, kesimpulannya data dipecah menjadi beberapa segment lalu dikirim satu persatu, sedanagkan IP adalah penomoran alamat pada jaringan internet yang lebih dikenal dengan IP Address.

1.6.1    IP Address
IP address adalah alamat yang diberikan pada jaringan komputer dan peralatan jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP. dalam memberikan alamat IP Address terdiri dari 32 bit bilangan yang setiap 8 bit bilangan dipisahkan olek tanda “.”, untuk mempermudah pemberian IP Address maka IP Address dibagi menjadi beberapa kelas yaitu:
Kelas
Range IP
Subnet Mask
Kelas A
1 – 126
255.xxx.xxx.xxx
Kelas B
128 – 191
255.255.xxx.xxx
Kelas C
192 - 223
255.255.255.xxx

Tabel 1.4 Kelas IP Address

 IP address terdiri atas 32 bit angka biner yang dapat dituliskan sebagai empat kelompok angka desimal yang dipisahkan oleh tanda titik seperti 193.160.5.1.
            IP address terdiri atas dua bagian yaitu Network ID dan host ID, dimana Network ID menentukan alamat jaringan komputer, sedangkan host ID menentukan alamat host (komputer, router, switch). Oleh sebab itu IP address memberikan alamat lengkap suatu host beserta alamat jaringan di mana host itu berada. Contoh Karakteristik IP Kelas A, B dan C.


Kelas A
Kelas B
Kelas C
Bit Pertaman
0
10
110
Network ID
8 Bit
16 Bit
24 Bit
HostID
24 Bit
16 Bit
8 Bit
Bit Pertama
0 – 127
128 – 191
: 192 – 223
Jumlah
126
16.384
16.384
Range IP
1.x.x.x – 126.x.x.x
128.1.x.x – 191.155.x.x
192.0.0.x.x – 223.255.255.x.x
Jumlah IP
16.777.214
65.532
254
Contoh IP
120.31.45.18
150.70.45.18
192.168.1.1
Jadi IP address di atas mempunyai Host dengan nomor ….. pada jaringan ……
Network ID
120
150.70
192.168.1
Host ID
31.45.18
 60.56
1
Subnet Mask
255.0.0.0 
255.255.0.0
255.255.255.0
Table 1.5 Pembagian IP Address
1.6.2    Subnet Mask
            Pada dasarnya Subnet Mask adalah dasar dari penentuan kelas IP Address jika IP Address nya adalah kelas C maka Subnet Mask nya adalah 255.255.255.0 maka binernya 11111111.11111111.11111111. 00000000,  maka bilangan 1 pada biner Subnet Mask untuk menentukan Network ID dan bilangan 0 pada biner Subnet Mask untuk menentukan Host ID sebab itulah mengapa Network ID pada kelas C adalah 24 bit yang pertama dan Host ID Kelas C adalah 8 bit yang terakhir.
1.7       Komponen Utama Jaringan Komputer
Alat-alat yang di gunakan untuk membagun sebuah jaringan.
1.7.1    Hardware
Hardware dalam bahasa Indonesia disebut dengan perangkat keras. Perangkat Keras merupakan perangkat yang dapat lihat dan dapat  disentuh secara fisik, seperti perangkat masukkan, perangkat pemproses, maupun perangkat keluaran.
1.        Personal Computer (PC)
                 Personal Computer (PC) merupakan seperangkat komputer yang digunakan oleh satu orang atau pribadi, baik dilingkungan kantor, toko, rumah, maupun lainnya. Komputer jenis PC ini berfungsi mengola data input, dan menghasilkan output data informasi sesuai dengan keingginan pengguna atau user.
                            
                             Gambar 1.10 Personal Komputer
a.      PC Server
          PC Server adalah PC yang digunakan untuk mengatur jalur data pada suatu jaringan.
Hardware/Software
Merk
Spesifikasi
Operating System
Microsoft
XP Service Pack 3
Processor
Intel
Dual Core 2.31 GHz
Hard Disk
Seagate
80 GB
RAM
V-gen
2 MB
Tabel 1.6 PC Server
b.      PC Client
PC Client adalah sebuah PC yang terhubung dengan suatu jaringan dan terhubung dengan Server sebagai pengatur jalur data.
Hardware/Software
Merk
Spesifikasi
Operating System
Microsoft
XP Service Pack 3
Processor
Intel
Pentium4 1.5 GHz
Hard Disk
Seagate
40 GB
RAM
V-gen
896 MB
Tabel 1.7 PC Client

2.        Konnektor RJ-45
                 Konnector adalah hardware yang dipasangkan diujung kabel UTP supaya dapat dipasang kedalam NIC.
a.        RJ-45
RJ 45 adalah konektor yang mempunyai 8 buah Pin dan digunakan untuk kabel UTP CAT 4, 5, 5e, 6, dan 7, konektor yang dipakai bermerek AMP.
rj45
Gambar 1.11 RJ-45


b.      RJ-11
                    RJ 11 adalah konektor yang mempunyai 4 buah Pin dan digunakan untuk kabel UTP CAT 1,2, dan 3, konektor yang dipakai bermerek AMP.
rj11
                                             Gambar 1.12 RJ-11


3.        Kabel UTP/STP
Kabel Utp Biasanya di gunakna untuk jaringan berbasis Peer To Peer atau Point to point, namun untuk jaringan Wirelless peranan kabel juga diperlukan, kabel UTP/STP ini diperlukan untuk menghubungkan antara Access Point dengan jaringan kabel pada LAN lokal, kabel UTP/STP bisa di gunakan seperti ditancapkan ke komputer Gateway/Router atau ke Hub/Switch.
utp
Gambar 1.13 Kabel UTP


4.        Wi-Fi (Wireless Fidelity)
                        Wi-Fi merupakan sebuah teknologi yang memungkinkan sejumlah komputer terhubung dalam sebuah jaringan tanpa kabel alias Wireless LAN.
D_Link_Dwl_G122_54m_Wireless_USB_Adapter
Gambar 1.14 Wi-Fi
5.        Network Interface Card (NIC)
                        Sebuah kartu jaringan (LAN Card) yang terpasang pada Slot Ekspansi pada sebuah Motherboard komputer Server maupun Workstation (Client) sehingga komputer dapat dihungkan kedalam sistem jaringan. Dilihat dari jenis Interfacenya pada PC terdapat dua jenis Interface pada PC terdapat dua jenis yakni PCI dan ISA. Saat ini jenis Network yang sering banyak digunakan, yaitu PCI.
Jenis kartu jaringan yang digunakan adalah NIC dengan merk D-Link Air Plus tipe G122.
Gambar 1.15 Network Interface Card


6.        Access Point
Akses Point adalah perangkat komunikasi nirkabel yang memungkinkan antar perangkat untuk terhubung ke jaringan nirkabel dengan menggunakan Wi-Fi. Access Point berfungsi sebagai Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel, di access point inilah koneksi data/internet dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio, ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage yang akan dijangkau, semakin besar kekuatan sinyal (ukurannya dalam satuan dBm atau mW) semakin luas jangkauannya. 
access-point
Gambar 1.16 Access Point D-Link

7.        Swich/Hub
Alat ini berperan untuk menyatukan semua kabel yang datang dari komputer baik Server dan Client atau perangkat lainnya. HUB banyak digunakan pada jaringan yang mempunyai topologi bintang. HUB biasanya mempunyai beberapa port untuk memasukkan konektor kabel dari komputer-komputer yang terhubung ke dalam jaringan. Jumlah port pada HUB bervariasi mulai dari 6, 8, 24 dan banyak lagi.
Gambar 1.17 Switch / Hub


1.7.2    Software
Software disebut juga dengan perangkat lunak. Seperti nama lainnya itu, yaitu perangkat lunak, sifatnya pun berbeda dengan hardware atau perangkat keras, jika perangkat keras adalah komponen yang nyata yang dapat diliat dan disentuh oleh manusia, maka software atau Perangkat lunak tidak dapat disentuh dan dilihat secara fisik, software memang tidak tampak secara fisik dan tidak berwujud benda tapi kita bisa mengoperasikannya.
1.        Sistem Operasi (Operating System)
Perangkat lunak yang dihubungkan dengan pelaksanaan program dan koordinasi dari aktivitas sistem komputer. Sistem Operasi ditujukan untuk menkontrol Input/Output  device, manejemen penyimpanan, manajeman data, penerjemahan bahasa dan palayanan lain yang berhubungna dengan Hardware. Sistem Operasi ini sangat dibutuhkan pada komputer karena System Operasi digunakan pada awal bekerjanya komputer atau sebagai penghubung antara Hardware dan Software.Operating System yang digunakan adalah Windows XP.
2.        Program Aplikasi
Perangkat lunak aplikasi adalah suatu sub kelas  yang memanfaatkan kemampuan komputer langsung untuk melakukan suatu tugas yang diinginkan. Biasanya dibandingkan dengan  yang mengintegrasikan berbagai kemampuan komputer, tapi tidak secara langsung menerapkan kemampuan tersebut untuk mengerjakan suatu tugas yang menguntungkan pengguna. Contoh utama perangkat lunak aplikasi adalah Microsoft Office, Winamp, WinRar, Adobe Photoshop, Adobe Reader dan lain sebaginya.
3.     Network Program
Network Program merupakan perangkat lunak sebagai akses bagi pengguna komputer untuk masuk kedalam jaringan Internet, program aplikasi yang digunakan adalah Mozilla Firefox, Internet Expoler.

1.7.3    Tools
Tools adalah jenis alat perangkat keras yang sering digunakan dalam membuat sebuah jaringan. Perangkat tersebut meliputi Crimping, LAN Tester, dan Obeng.
1.        Crimping
Crimping Tools merupakan tang khusus yang digunakan untuk memotong, menggupas kabel dan menjepit konektor RJ-45 ke kabel UTP.
Gambar.1.18 Crimping Tool




2.        LAN Tester
LAN tester merupakan alat bantu untuk memeriksa kondisi suatu kabel UTP. Dengan alat ini bisa digunakan untuk menguji suatu kabel untuk mengetahui apakah kabel tersebut putus atau tidak.
Gambar 1.19 LAN Tester

3.        Obeng
Obeng merupakan suatu alat bantu yang digunakan untuk membuka komponen yang terkunci oleh mur maupun baut.
OBENG
Gambar 1.20 Obeng









BAB II
LANGKAH PENGERJAAN
2.1       Langkah Persiapan.
Untuk membuat suatu jaringan komputer, maka harus dipersiapkan peralatan yang dibutuhkan untuk membuat suatu jaringan, yakni:
2.1.1    Hardware
Hardware dalam bahasa Indonesia disebut dengan perangkat keras. Perangkat Keras merupakan perangkat yang dapat lihat dan dapat  disentuh secara fisik, seperti perangkat masukkan, perangkat pemproses, maupun perangkat keluaran.
8.        Personal Computer (PC)
                 Personal Computer (PC) merupakan seperangkat komputer yang digunakan oleh satu orang atau pribadi, baik dilingkungan kantor, toko, rumah, maupun lainnya. Komputer jenis PC ini berfungsi mengola data Input, dan menghasilkan output data informasi sesuai dengan keingginan pengguna atau User.
                            
                             Gambar 2.1 Personal Komputer

c.       PC Server
           PC Server adalah PC yang digunakan untuk mengatur jalur data pada suatu jaringan.
Hardware/Software
Merk
Spesifikasi
Operating System
Microsoft
XP Service Pack 3
Processor
Intel
Dual Core 2.31 GHz
Hard Disk
Seagate
80 GB
RAM
V-gen
2 MB
Tabel 2.1 PC Server
d.      PC Client
PC Client adalah sebuah PC yang terhubung dengan suatu jaringan dan terhubung dengan Server sebagai pengatur jalur data.
Hardware/Software
Merk
Spesifikasi
Operating System
Microsoft
XP Service Pack 3
Processor
Intel
Pentium4 1.5 GHz
Hard Disk
Seagate
40 GB
RAM
V-gen
896 MB
Tabel 2.2 PC Client
9.        Wi-Fi (Wireless Fidelity)
        Wi-Fi merupakan sebuah teknologi yang memungkinkan sejumlah komputer terhubung dalam sebuah jaringan tanpa kabel alias Wireless LAN.
Gambar 2.2 Wi-Fi

10.    Access Point
Access Point adalah perangkat komunikasi nirkabel yang memungkinkan antar perangkat untuk terhubung ke jaringan nirkabel dengan menggunakan Wi-Fi. Access Point berfungsi sebagai Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan Wireless/Nirkabel, di Access Point inilah koneksi data/internet dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio.
Gambar 2.3 Access Point

2.1.2    Software
Software disebut juga dengan perangkat lunak. Seperti nama lainnya itu, yaitu perangkat lunak, sifatnya pun berbeda dengan hardware atau perangkat keras, jika perangkat keras adalah komponen yang nyata yang dapat diliat dan disentuh oleh manusia, maka Software atau Perangkat lunak tidak dapat disentuh dan dilihat secara fisik, Software memang tidak tampak secara fisik dan tidak berwujud benda tapi kita bisa mengoperasikannya.

3.        Sistem Operasi (Operating System)
Perangkat lunak yang dihubungkan dengan pelaksanaan program dan koordinasi dari aktivitas sistem komputer. Sistem Operasi ditujukan untuk menkontrol Input/Output  Device, manejemen penyimpanan, manajeman data, penerjemahan bahasa dan palayanan lain yang berhubungna dengan Hardware. System Operasi ini sangat dibutuhkan pada komputer karena System Operasi digunakan pada awal bekerjanya komputer atau sebagai penghubung antara Hardware dan Software.

Cilent
Server
Operating System
Windows XP
Windows XP
Tabel 2.3 Operating System

4.        Program Aplikasi
Perangkat lunak aplikasi adalah suatu sub kelas  yang memanfaatkan kemampuan komputer langsung untuk melakukan suatu tugas yang diinginkan. Biasanya dibandingkan dengan  yang mengintegrasikan berbagai kemampuan komputer, tapi tidak secara langsung menerapkan kemampuan tersebut untuk mengerjakan suatu tugas yang menguntungkan pengguna. Contoh utama perangkat lunak aplikasi adalah Microsoft Office, Winamp, WinRar, Adobe Photoshop, Adobe Reader dan lain sebaginya.

3.     Network Program
Network Program merupakan perangkat lunak sebagai akses bagi pengguna komputer untuk masuk kedalam jaringan Internet, program aplikasi yang digunakan adalah Mozilla Firefox, Internet Expoler.

2.2       Proses Pengkerjaan
2.2.1    Instalasi Wi-Fi
Wi-Fi digunakan untuk menerima sinyal dari Access Point dan langsung diterima oleh PC.
 Langkah-langkah menginstall Wi-Fi :
1.   Masukan CD Driver D-Link ke CD/DVD ROOM.
2.   Klik pada Install Driver.
Gambar 2.4 Instalasi D-Link

3.   Lalu tunggu sampai proses nya selesai.
Gambar 2.5 Instalasi D-Link



4.   Lalu klik [OK]
Gambar 2.6 Instalasi D-Link

5.   Lalu klik [Next]
Gambar 2.7 Instalasi D-Link

6.   Lalu pilih software D-link ingin di simpan di partisi mana. Setelah itu klik [Next]
Gambar 2.8 Instalasi D-Link

7.   Pilih Accessories, lalu [Next]
Gambar 2.9 Instalasi D-Link
8.   Tunggu sampai proses selesai.
Gambar 2.10 Instalasi D-Link

9.   Lalu pilih Yes, I want to restart my computer now bila anda ingin Restart komputer anda sekarang, jika tidak ingin pilih No, I wiil restart my computer later. Lalu klik [Finish]
Gambar 2.11 Instalasi D-Link

10.  Setelah muncul keterangan yang ada di gambar bawah, berarti Instalasi Wi-fi berhasil.
Gambar 2.12 Instalasi D-Link
2.2.2    Konfigurasi  IP Address
Berikut langkah-langkah pengisian IP Address :
1.   Klik tombol [Start] pada Start Menu. Lalu Klik [Control Panel]
Gambar 2.13 Menu Star

2.   Pilih Icon Network Connetion
Gambar 2.14 Control Panel
3.   Pilih Icon Wireless Network Connection.
Gambar 2.15 Network Connections

4.   Klik kanan pada Icon Wireless Network Connection, lalu pilih Properties.
Gambar 2.16 Network Connections
5.   Pilih TCP/IP lalu klik tombol [Properties]
Gambar 2.17 Wireless Network Connections

6.   Centang Use The Following IP Address.
Gambar 2.18 Internet Protocol (TCP/IP) Propertis
7.   Lalu isi kolom IP Address, Subnet Mask, Default Gateway, Preferred DNS Server, Alternatif DNS Server, lalu klik [OK]
Gambar 2.19 Internet Protocol (TCP/IP) Propertis

Pengujian atau Test koneksi dapat dilakukan dengan perintah “PING”. Contoh,komputer I akan melakukan “PING” ke komputer II dari Command Prompt.


C:\ping 192.168.0.2
Pinging 10.10.31.3 with 32 bytes of data:
Reply from 10.10.31.3: bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 10.10.31.3: bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 10.10.31.3: bytes=32 time<1ms TTL=128


Yang berarti koneksi sudah berjalan dengan baik.


2.2.3    Mengkoneksikan Wi-fi
1.        Klik kanan pada icon Wireless Networks Connection.
Gambar 2.20 Koneksi Wi-Fi

2.        Pilih Wireless mana yang ingin di Connect kan.
Gambar 2.21Wireless Network Connection


3.        Setelah di klik Wireless mana yang ingin di Connect kan, lalu klik [Connect]
Gambar 2.22 Wireless Network Connection
4.        Karna Wireless nya menggunakan Password, maka isi Password yang di minta sesuai dengan Wireless nya masing-masing.
Gambar 2.23 Wireless Network Connection

5.    Setelah Password telah di isi lalu klik [Connect]
Gambar 2.24 Wireless Network Connection
6.    Tunggu hingga proses selesai.
Gambar 2.25 Wireless Network Connection

7.    Wireless berhasil di Connect kan.
Gambar 2.26 Wireless Network Connection
2.3       Hasil Pengkerjaan
2.3.1    Test Browsing
Test Browsing dilakukan untuk mengetahui apakah komputer tersebut dapat melakukan Browsing Internet atau tidak.
Gambar 2.27 Browsing SMK Media Informatika

2.3.2    Sharing File
Untuk bisa saling bertukar dan berbagi informasi dalam jaringan kita harus “Setting Share Drive/Folder” Berikut ini adalah Langkah-langkah Sharing File :
1.  Klik kanan pada Drive/Folder yang akan di Share, Pilih Sharing And Security pada layar komputer.
Gambar 2.28 Sharing and Security

2.  Klik pada “if you understand the risk but still want to share the root of the drive,klik here
Gambar 2.29 Membuka File Sharing
3. Pada bagian Network sharing and security,klik pada “if you understand the risk but want to share files without running the wizard,click here
Gambar 2.30 Enable File Sharing

4.   Pilih “Just enable file sharing
Gambar 2.31 Just Enable File Sharing
5.   Tandai/centang share this folder on the network dan Allow Network User To Change My Files.
Gambar 2.32 Memberi Tanda Centang
6.   Kemudian klik [OK]
Gambar 2.33 Pilih Ok
BAB III
PENUTUP
DAFTAR PUSTAKA